Solskjaer Salah ! Martial Bukan Seorang Penyerang Tengah

Solskjaer Salah ! Martial Bukan Seorang Penyerang Tengah

Pelatih Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer dianggap telah salah dalam memainkan salah satu pemainnya, Anthony Martial. Steve McClaren mengingatkan Solksjaer bahwa pemain Prancis itu bukan seorang penyerang tengah, melainkan penyerang sayap.

Solskjaer Salah ! Martial Bukan Seorang Penyerang Tengah

Ya, memang itulah posisi asli dari seorang Anthony Martial sejak merapat ke Old Trafford pada tahun 2015 silam. Namun, pada kampanye musim ini pelatih Ole Gunnar Solskjaer menurunkannya sebagai seorang penyerang tengah, mengisi peran yang ditinggalkan Romelu Lukaku.

Manchester United memang tidak memiliki seorang penyerang tengah atau striker, semenjak kepergian Romelu Lukaku. Pemain asal Belgia tersebut begitu diandalkan dalam dua musim terakhir lantas memutuskan hengkang ke Inter Milan pada musim panas kemarin.

Alih-alih mendatangkan penyerang tengah anyar, Ole Gunnar Solskjaer memilih bertahan dengan opsi yang ada. Dia mengandalkan Anthony Martial yang biasanya berperan sebagai penyerang sayap, untuk menjadi seorang penyerang tengah.

Catatan gol Martial sebagai penyerang tengah memang tidak buruk. Namun belakangan ini performanya cenderung menurun setelah cedera yang dialami Marcus Rashford. Steve McClaren sendiri tak heran dengan penurunan performa eks AS Monaco tersebut.

Hal itu karena menurutnya, Anthony Martial tidak memainkan posisi aslinya, sebagai sayap kiri.

“Martial bukan pemain nomor sembilan, ia bukan seorang striker,” ujar McClaren kepada Sky Sports.

Tak ayal, McClaren lantas menyaranakn Solskjaer untuk memainkan Martial di sayap kiri lagi. Menurutnya, pemain Prancis itu akan lebih efektif jika dimainkan pada posisi tersebut.

“Semua gol, semua aksi-aksi terbaiknya tercipta saat ia bermain di sisi kiri. Entah itu ia bermain sebagai pemain sayap yang melebar atau pemain sayap kiri yang masuk ke kotak penalti.” Tandasnya.

Meski demikian, McClaren juga bisa memaklumi keputusan Solskjaer tersebut. Andai memang tidak ada solusi lain, dia menyarankan sang juru taktik agar Martial diberikan tandem di lini depan.

“Saya rasa dia tidak bisa bermain seorang diri di tengah. Ia butuh bantuan.” ujarnya.

Manchester United sendiri telah mendatangkan Odion Ighalo pada bursa transfer musim dingin kemarin. Kedatangan eks Watford tersebut akan meringankan beban Martial, mengingat dia memang sosok striker tengah murni.

Anthony Martial Akui Pernah Bertikai Dengan Jose Mourinho

Anthony Martial Akui Pernah Bertikai Dengan Jose Mourinho

Jose Mourinho memang sudah meninggalkan Manchester United, namun demikian pelatih asal Portugal tersebut tetap meninggalkan kenangan bagi sejumlah pemain, termasuk Anthony Martial.

Anthony Martial Akui Pernah Bertikai Dengan Jose Mourinho

Seperti diketahui, The Special One memang sempat menangani Manchester United dalam waktu dua setengah tahun. Dimulai sejak 2016, dimana kala itu dia dipercaya menggantikan Louis Van Gaal.

Pada awalnya pelatih asal Portugal memberikan kepercayaan penuh kepada Penyerang muda klub, Anthony Martial. Namun setelah beberapa pertandingan, pemain yang dibeli dari AS Monaco tersebut lebih sering dibangku cadangkan.

Menariknya, Jose Mourinho sering kali mengeluhkan performa Martial secara terang-terangan di depan media. Anehnya, tak lama berselang yang bersangkutan justru kembali jadi andalan di lini depan.

Situasi tersebutlah yang membuat Martial kesal, sehingga dia sempat bersitegang dengan sang manajer.

“Memang benar saya lebih suka dia mengatakan keluhannya itu langsung kepada diri saya, karena saya rasa tidak ada gunanya berbicara di depan banyak orang mengenai itu,” ujar Martial kepada RMC Sport.

Akan tetapi, pemain Prancis tak lantas menanggapinya dengan negatif. Dia bahkan menilai komentar Mourinho di hadapan media melucut semangat dan motivasinya.

“Setelah ia mengatakan hal itu, saya benar-benar ingin membuktikannya bahwa ia salah menilai saya. Dia tidak menjadikan saya starter di beberapa pertandingan, namun setiap saya diberikan kesempatan, saya mencetak gol.” Tandasnya.

Martial pun akhirnya merasa bahwa apa yang dilakukan Jose Mourinho merupakan sebuah motivasi terbalik. Melecut motivasi dan semangatnya , lantaran sang juru taktik hanya menginginkan dia agar membuktikan kualitas di atas lapangan.

“Pada akhirnya dia berkata kepada saya ‘Anda lihat, sekarang kamu memahami apa yang saya inginkan’. Kata-katanya benar-benar mempengaruhi anda. Anda hanya ingin membuktikan kepada dia bahwa anda layak berada di atas lapangan.” ujarnya.

Sejak saat itu, performa Martial meningkat, sayangnya dia harus berpisah dengan Jose Mourinho. Pelatih asal Portugal didepak dari kursi pelatih sejak Desember 2018.

Sedangkan Martial bisa dikatakan tengah mengemban sebuah tanggung jawab besar di Manchester United. Ia dipercaya menjadi penyerang utama Setan Merah selepas kepergian Romelu Lukaku pada musim panas kemarin.