4 Faktor ini Bisa Buat Manchester City Juarai Liga Champions Eropa

4 Faktor ini Bisa Buat Manchester City Juarai Liga Champions Eropa

Sejak muncul ke dalam persaingan gelar juara Premier League pada tahun 2010 silam, Manchester City tak pernah ‘absen’. Klub yang juga bermarkas di kota Manchester itu selalu disebut-sebut sebagai kandidat juara Premier League.

4 Faktor ini Bisa Buat Manchester City Juarai Liga Champions Eropa

Bahkan, mereka berhasil memenangkan gelar tahunan tersebut dalam dua musim terakhir secara beruntun. Spesialnya, musim kemarin Citizen sukses menjadi juara di semua pentas domestik. Tapi satu hal yang masih menjadi ‘PR’ mereka saat ini, tak lain adalah Juara Liga Champions.

Tak mudah memang, butuh lebih dari sekedar konsistensi. Bahkan, pelatih Pep Guardiola pesimis dengan peluang David Silva dkk untuk menjadi kampiun Liga Champions Eropa, tak lain karena Manchester City belum dianggap klub besar dengan sejarah besar.

Keberuntungan juga bisa menjadi faktor penentu sebuah tim menjadi juara di panggung ini. Tapi, empat faktor berikut ini bisa saja membuat Raksasa Premier League tersebut menjadi juara UCL untuk pertama kalinya dalam sejarah.

1. Pep Guardiola

Pep Guardiola adalah pelatih yang sukses, meski sejauh ini dia baru menangani tiga klub saja, Barcelona, Bayern Munchen dan Manchester city. Kesuksesannya paling mentereng diraih saat masih menangani Barcelona pada periode 2008 sampai 2012.

Namun sejak meninggalkan Raksasa Catalan, Pep tak pernah memenangkan gelar Liga Champions Eropa lagi. Dia sempat mencobanya di Bayern, namun pencapaian terbaiknya adalah semifinal saja.

Melihat rekam jejak bagus Pep di ajang ini, bukan tidak mungkin Manchester City juga dia antarkan untuk menjadi juara Liga Champions Eropa di musim ini.

2. Kembalinya Leroy Sane dan Aymeric Laporte

Pandemi Virus Corona ini memang membawa dampak kerugian bagi tim sepakbola manapun, tak terkecuali Manchester City. Pasalnya, kompetisi dibuat tidak berjalan selama tiga bulan karenanya.

Tapi di satu sisi selalu ada hikmah positif yang dirasakan Citizen, termasuk para pemain yang sebelumnya diprediksi menepi sampai akhir musim karena cedera, kini sudah fit lagi.

Manchester City sekarang memiliki dua pemain andalan yang telah fit dan siap menatap sisa musim ini, mereka adalah bek Aymeric Laporte dan winger muda Jerman, Leroy Sane.

Tak menutup kemungkinan, kedua pemain tersebut adalah ‘kepingan’ terakhir yang dibutuhkan City demi meraih gelar liga Champions Eropa musim ini.

3. Persembahan Terakhir David Silva

David Silva musim ini merupakan pemain yang paling senior di Manchester City. Winger Spanyol tersebut sudah bergabung sejak tahun 2010 silam, dan selama satu dekade terakhir dia mempersembahkan banyak trofi juara, termasuk 4 gelar Premier League.

Hanya saja, playmaker berusia 34 tahun tersebut dipastikan akan meninggalkan Manchester City di akhir musim ini karena kontraknya akan berakhir.

Karena itu, klub tentu akan sekuat tenaga membantu David Silva memenangkan gelar Liga Champions Eropa pertamanya, setidaknya sebelum sang pemain meninggalkan Etihad. Tapi terlepas dari gagal atau berhasil, Silva tetap layak dianggap sebagai legenda besar klub.

4. Sanksi UEFA

UEFA telah menjatuhkan sanksi kepada Manchester City terkait pelanggaran Aturan FFP beberapa waktu lalu. Sanksi yang cukup berat, karena Citizen tidak diperbolehkan bermain di pentas Eropa dalam dua musim ke depan secara beruntun.

Karena itu, meski dipastikan absen pada ajang Liga Champions Eropa musim depan, Manchester City bisa berusaha sekuat mungkin untuk memenangkan gelar Liga Champions musim ini.